Bagaimana hidup tanpa aksara?. Tentu dunia terasa terbatas. Atau ada alternatif lain untuk hidup tanpa aksara?. Bukankah sejarah menuliskan bahwa pernah ada suatu zaman yang disebut dengan praaksara atau nirleka!. Lalu aksara hadir sebagai suatu kemajuan umat manusia. Luarbiasanya mereka yang menciptaan simbol-simbol dan sistem tulisan tersebut. Aksara kemudian menjadi warisan paling istimewa yang diwarisi oleh juta-juta umat sesudahnya.
Tibalah di mana aksara bukan lagi sesuatu yang awam. Aksara menjadi begitu penting dalam setiap sisi kehidupan. Meski mungkin ada beberapa sudut di dunia ini masih buta akan aksara. Terlepas dari kebutaan tersebut tentu mereka telah beradaptasi dengan tuntutan lingkup mereka, dengan menemukan sesuatu yang telah menjadi kebiasaan mereka. Mungkin itu cukup. Tetapi bukankah mereka terjebak dalam dunia yang sempit bukan.
Kembali lagi kepada aksara yang teramat penting. Di mana mereka atau siapapun boleh merangkai kata-kata dalam aksara, dan menuliskannya dalam lembaran kertas. Aksara berperan sebagai simbol dalam bahasa. Di mana bahasa adalah suatu alat komunikasi dalam bentuk audio. Sedangkan aksara sebagai alat komunikasi dalam bentuk visual.
Kenali lebih dalam lagi bahwa aksara mengikuti setiap bahasa yang ada di dunia, dan menjelma menjadi berbagai bentuk tulisan dengan lambang berbeda, sedikit berbeda, bahkan sama sekali berbeda.
Kehadiran aksara menjadi pendorong terciptanya berbagai ide untuk melahirkan berupa karya-karya penelitian ilmiah atau bahkan sekedar karya imajinatif yang menjanjikan. Kemudian karya-karya tersebut kembali menjadi warisan ilmu yang perlu diketahui dan dipelajari. Terus berlanjut hingga di ujung masa.
Di dalam karya-karya tersebut, mereka memanfaatkan aksara untuk mengedukasikan ilmu, menceritakan kisah, dan memperkenalkan budaya serta dunia. Pada akhirnya aksara membentuk dunia bisu nan luas. Dunia yang dipenuhi lautan aksara. Di dalam dunia tersebutlah kita akan melakukan ekspedisi aksara. Menjelajahi setiap baitnya dan barisnya, mengarungi lembar demi lembar, dan menyelami setiap makna.
Pertanyaannya, sejauh mana kau telah bertualang dalam dunia aksara?, lalu dunia bisu apa yang pernah kau kunjungi?. Atau mungkin kau sudah menjadi pemilik dari bagian dunia bisu tersebut?.
Jangan khawatir tentang duni bisu, karena ia tidak benar-benar sepi atau sunyi. Percayalah bahwa ia memiliki rupa-rupa hal yang menakjubkan.
Mulailah bertualang dari sisi yang kau sukai, rasakan manfaat dan sensasinya.
Selamat berekspedisi.